[gd_scene load_steps=4 format=3 uid="uid://cpmuapjprhgp5"] [ext_resource type="PackedScene" uid="uid://4og4dyjhwq2t" path="res://cutstage2_1.tscn" id="1_kq4l2"] [ext_resource type="Texture2D" uid="uid://bsbvn8kcbp3o7" path="res://inggrisdiserang.jpg" id="2_77kx2"] [ext_resource type="AudioStream" uid="uid://dtc7ebmdwe45c" path="res://Stage2_2_1_.ogg" id="3_6r6kk"] [node name="Node2D" instance=ExtResource("1_kq4l2")] target_scene = "uid://wxs73fjprsnv" dialog_teks = "Inggris tidak seaman yang dikira. Sejak 7 September 1940, Jerman meluncurkan kampanye pemboman udara massal berskala besar yang dikenal sebagai The Blitz. Selama berbulan-bulan hingga Mei 1941, sirine udara meraung tanpa henti setiap malam, memaksa jutaan warga sipil berlindung di bawah tanah sementara armada besi Luftwaffe menghujani kota-kota Inggris dengan jutaan ton bom peledak. Blok-blok perkotaan kini telah berubah menjadi lautan puing yang muram, diselimuti kepulan asap hitam yang mencoreng langit pagi dan kawah-kawah besar di tengah jalanan batu. Di tengah kehancuran dan sisa bara api yang tersisa, karakter kita berdiri menyaksikan keteguhan rakyat Inggris yang menolak untuk bertekuk lutut—sebuah pemandangan yang seketika membakar habis keraguan dan menempa tekadnya untuk bersiap menuntut balas." [node name="Sprite2D" parent="." index="0"] position = Vector2(578, 261) scale = Vector2(0.9700001, 1.1674073) texture = ExtResource("2_77kx2") [node name="AudioStreamPlayer3" parent="." index="6"] stream = ExtResource("3_6r6kk")