22 lines
1.5 KiB
Plaintext
22 lines
1.5 KiB
Plaintext
[gd_scene load_steps=5 format=3 uid="uid://66lep1yxaeyx"]
|
||
|
||
[ext_resource type="PackedScene" uid="uid://dbjv8bprn4so1" path="res://cutstage0_1.tscn" id="1_7u1yk"]
|
||
[ext_resource type="Texture2D" uid="uid://doyc40s52fmdk" path="res://ChatGPT Image May 28, 2026, 01_09_17 PM.png" id="2_7u1yk"]
|
||
[ext_resource type="Script" uid="uid://b1qu58f215gm" path="res://cutstage_0_4.gd" id="2_e44gi"]
|
||
[ext_resource type="AudioStream" uid="uid://cx14jywduijld" path="res://stage0_7[1].ogg" id="4_todi1"]
|
||
|
||
[node name="Node2D" instance=ExtResource("1_7u1yk")]
|
||
script = ExtResource("2_e44gi")
|
||
target_scene = "uid://dune422pe4yv3"
|
||
dialog_teks = "Perlahan, kamu mendorong penutup besi gorong-gorong yang terasa dingin dan berat. Begitu celah terbuka, udara pagi yang segar telah berganti menjadi bau sangit mesiu dan debu reruntuhan yang menyesakkan dada.
|
||
|
||
Saat matamu mengintip keluar, Polandia yang ramah beberapa menit lalu telah sirna.
|
||
|
||
Sejauh mata memandang, kota telah lumat menjadi kuburan puing yang membara. Efek destruktif dari serangan kilat terpampang nyata: bangunan klasik runtuh berantakan, tiang-tiang pancang patah, dan jasad para warga yang tak sempat menyelamatkan diri tergeletak kaku di antara pecahan kaca dan sisa dagangan mereka. Di bawah langit yang menghitam oleh asap, kota ini telah lumpuh total, menyisakan keheningan mencekam yang diselimuti rintihan keputusasaan."
|
||
|
||
[node name="Sprite2D" parent="." index="0"]
|
||
texture = ExtResource("2_7u1yk")
|
||
|
||
[node name="AudioStreamPlayer3" parent="." index="6"]
|
||
stream = ExtResource("4_todi1")
|