Makanan yang mengandung formalin merupakan contoh jelas dari jenis makanan yang sebaiknya tidak dimakan. Makanan yang baik untuk kesehatan seharusnya bebas dari zat berbahaya yang dapat membahayakan tubuh. Ketika makanan berformalin dikonsumsi dalam jangka panjang, dapat menimbulkan dampak negatif yang cukup signifikan. Beberapa dampak tersebut termasuk masalah pencernaan, gangguan pernapasan, reaksi alergi, iritasi pada mata, kerusakan pada ginjal, peningkatan risiko kanker, bahkan kerusakan usus.
Oleh sebab itu, penting untuk memastikan keamanan makanan dalam menciptakan pola makanan yang sehat, terutama terkait dengan potensi penyalahgunaan zat kimia berbahaya seperti formalin dalam pangan. Formalin sering kali digunakan sebagai bahan pengawet ilegal dalam produk makanan karena bisa memperpanjang umur simpan, namun memiliki dampak serius terhadap kesehatan jika dikonsumsi secara berulang, seperti masalah pencernaan, gangguan pernapasan, kerusakan organ, hingga potensi kanker. Sebagai langkah lanjutan, diperlukan sistem yang dapat dengan cepat akurat, dan mudah mengidentifikasi adanya formalin dalam ma kanan bagi konsumen.
Tujuan akhir dari proyek ini adalah memberikan solusi praktis untuk mendeteksi formalin dalam makanan sebelum dikonsumsi, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya zat kimia berbahaya dalam pangan, serta mendukung upaya untuk mencegah peredaran makanan yang tidak sehat. Selain itu sistem ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk pengembangan yang lebih lanjut dalam teknologi IoT dalam konteks keamanan pangan.
Updated 2026-07-28 15:09:57 +07:00
Adhen_Ramadhani / TKK_E32220332
Template
Updated 2026-07-28 14:56:42 +07:00
M_Nizar_Fahurrozi / TKK_E32222428
Template
Updated 2026-07-28 14:38:10 +07:00
Makanan berfermentasi merupakan salah satu jenis pangan yang telah lama
dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki cita rasa yang khas serta
manfaatnya bagi kesehatan.Proses fermentasi melibatkan aktivitas mikroorganisme
yang berperan dalam mengubah bahan pangan menjadi produk dengan karakteristik
rasa, aroma, dan tekstur tertentu. Salah satu produk fermentasi tradisional Indonesia
yang populer adalah tape ketan.
Tape ketan dibuat dari beras ketan dan tape singkong yang difermentasi
menggunakan ragi, sehingga menghasilkan rasa manis dengan sedikit keasaman
yang khas. Proses fermentasi secara konvensional umumnya membutuhkan waktu
sekitar 48 – 72 jam. Namun, metode ini yang dapat menyebabkan hasil fermentasi
tidak seragam, baik dari segi rasa, aroma, maupun tekstur tape.
Berdasarkan permasalahan tersebut, penilitian ini bertujuan untuk merancang
dan membangun sistem monitoring dan kontrol pada makanan berfermentasi
berbasis internet of things. Sistem yang dikembangkan untuk memantau suhu pada
ruangan fermentasi, memantau kadar gas alkohol, serta menjaga kondisi fermentasi
tetap optimal. Dengan adanya sistem ini, proses fermentasi tape ketan dapat
berlangsung lebih cepat, stabil, dan terkontrol, serta menghasilkan tape ketan
dengan kualitas yang lebih konsisten dibandingkan dengan metode fermentasi
konvensional.
Updated 2026-07-28 14:31:47 +07:00
Perkembangan teknologi informasi mendorong penerapan sistem absensi berbasis teknologi di bidang pendidikan. Namun, proses absensi di sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) masih dilakukan secara manual sehingga kurang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring kehadiran berbasis IoT dan aplikasi mobile untuk meningkatkan efektivitas absensi serta mempermudah penyampaian informasi kehadiran kepada orang tua.
Sistem menggunakan kartu RFID, modul MFRC522, ESP32, dan Firebase untuk mengirim data kehadiran secara real-time ke aplikasi mobile guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca kartu RFID, menyimpan data kehadiran secara real-time, menampilkan informasi sesuai hak akses pengguna, serta membantu guru mengelola absensi dan memudahkan orang tua memantau kehadiran siswa.
Updated 2026-07-28 13:45:34 +07:00
Sistem Monitoring dan Kontrol Aquascape Berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan website untuk mengatasi proses pemantauan kualitas air yang masih dilakukan secara manual. Sistem ini mampu memantau parameter suhu, pH, kadar amonia, kekeruhan, dan tinggi air, serta menyediakan fitur kontrol otomatis seperti pengaturan pompa dan penjadwalan lampu sehingga memudahkan pengguna melakukan monitoring dan pengendalian aquascape dari jarak jauh. Pengembangan sistem memanfaatkan teknologi ESP32, sensor pH, suhu DS18B20, amonia, kekeruhan, dan ultrasonik yang terhubung melalui MQTT dan Node-RED. Website dikembangkan menggunakan Visual Studio Code, dengan Firebase Authentication sebagai autentikasi pengguna dan MySQL sebagai penyimpanan data. Penelitian ini menyempurnakan penelitian sebelumnya dengan mengintegrasikan monitoring, kontrol, dan penyimpanan data historis ke dalam satu aplikasi berbasis web.
Updated 2026-07-28 13:30:30 +07:00
Rancangan perangkat keras Uninterruptible Power Supply (UPS) DC yang berbasis ESP-12F bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem catu daya arus searah yang dapat memberikan pasokan daya listrik secara terus-menerus dan stabil bagi beban, terutama saat ada gangguan atau pemadaman pada sumber listrik utama. UPS DC dikembangkan sebagai solusi untuk menjaga agar perangkat elektronik berbasis DC tetap berfungsi tanpa perlu proses konversi tambahan dari arus bolak-balik menjadi arus searah, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan dari sistem. ESP-12F berfungsi untuk memantau tegangan input. Selain itu, ESP-12F juga mengelola proses pengisian baterai, pergantian sumber daya dari catu daya utama ke baterai cadangan, dan pengaturan distribusi daya secara otomatis agar tidak terjadi gangguan pada beban yang menerima pasokan daya.
Updated 2026-07-28 13:15:17 +07:00
Updated 2026-07-28 13:01:59 +07:00
Updated 2026-07-28 12:06:16 +07:00
Updated 2026-07-28 11:21:48 +07:00
Analisis Intoleansi Terhadap Fenomena Sound Horeg Pada Media X Dengan Metode SVM Dan KNN
Updated 2026-07-28 09:03:16 +07:00
Updated 2026-07-27 14:41:38 +07:00
Updated 2026-07-27 12:21:34 +07:00
Rancang Bangun Papan Interaktif Berbasis IoT untuk Pembelajaran Tata Cara Berwudu Siswa Sekolah Dasar dengan Monitoring Nilai Menggunakan Aplikasi Mobile, Nanda Setia Arianti. NIM. E32230332, Tahun 2026, Teknik Komputer, Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember, Beni Widiawan, S.ST, M.T (Dosen Pembimbing).
Belum tersedianya media pembelajaran berupa papan interaktif untuk mengenalkan kembali tata cara berwudu kepada siswa menyebabkan proses pembelajaran masih dilakukan secara konvensional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada tugas akhir ini dirancang dan dibangun papan interaktif berbasis IoT yang terintegrasi dengan aplikasi mobile untuk monitoring nilai siswa secara real-time.
Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang dipadukan dengan RFID sebagai identitas siswa, sensor sentuh sebagai media input, DFPlayer Mini sebagai pemutar audio, LCD sebagai penampil teks nilai dan informasi, serta Firebase Realtime Database sebagai media penyimpanan data. Data hasil penggunaan kemudian ditampilkan pada aplikasi mobile yang dikembangkan menggunakan Flutter sehingga guru dapat memantau nilai, waktu pengerjaan, dan riwayat aktivitas siswa secara real-time.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa papan interaktif berbasis IoT berhasil dikembangkan dan seluruh komponen sistem dapat bekerja sesuai fungsinya. RFID berhasil digunakan untuk proses pendaftaran kartu sekaligus mengenali identitas siswa sebelum pembelajaran dimulai, sensor sentuh merespons pilihan dengan baik, audio dapat diputar sesuai instruksi, dan data berhasil dikirim ke Firebase serta ditampilkan pada aplikasi mobile. Kemudian hasil pengujian di SDN Pakusari 01 Kabupaten Jember menunjukkan bahwa sistem dapat membantu siswa belajar tata cara berwudu melalui konsep bermain sambil belajar, sekaligus memudahkan guru dalam melakukan monitoring hasil belajar dari papan pembelajaran tersebut.
Updated 2026-07-27 11:34:36 +07:00
Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem Smart Pickup dan Drop Point berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32-CAM dengan autentikasi barcode untuk meningkatkan keamanan serta efisiensi proses penerimaan dan pengambilan paket.
Penelitian ini menggunakan beberapa teknologi pendukung, yaitu ESP32-CAM sebagai perangkat pengambil gambar barcode, PHP Native sebagai backend, MySQL sebagai basis data, XAMPP sebagai server lokal, serta library ZBar untuk proses pembacaan barcode. Relay digunakan sebagai pengendali solenoid door lock yang berfungsi membuka dan mengunci pintu secara otomatis. Seluruh perangkat keras dan perangkat lunak diintegrasikan melalui jaringan Wi-Fi sehingga memungkinkan komunikasi data secara real-time antara ESP32-CAM dan server monitoring berbasis web.
Updated 2026-07-27 11:18:38 +07:00
Updated 2026-07-25 21:36:10 +07:00
Presensiku adalah sistem manajemen absensi berbasis web yang dirancang khusus untuk mempermudah administrator dalam mengelola, memantau, dan melakukan rekapitulasi data kehadiran secara terstruktur dan efisien.
Updated 2026-07-24 18:50:47 +07:00
Updated 2026-07-23 19:12:12 +07:00
Updated 2026-07-23 11:27:33 +07:00