TKK_E32230206/laporan_421_implementasi_an...

79 lines
5.3 KiB
Markdown
Raw Blame History

This file contains ambiguous Unicode characters

This file contains Unicode characters that might be confused with other characters. If you think that this is intentional, you can safely ignore this warning. Use the Escape button to reveal them.

# 4.2.1 Implementasi pada Perangkat Android
---
## Paragraf 1 — Proses Build dan Distribusi APK
Aplikasi JTA dikompilasi menjadi file APK (*Android Package*) menggunakan Flutter versi **3.38.10** (channel stable, Dart SDK 3.10.9). Proses build dilakukan menggunakan perintah berikut di direktori root proyek:
```bash
flutter build apk --release
```
Build **release** dipilih dibanding debug karena menghasilkan binary yang telah melalui proses *tree-shaking*, *code minification*, dan optimasi AOT (*Ahead-of-Time*) compilation — sehingga performa aplikasi lebih baik dan ukuran file lebih kecil. Sebagai pembanding, build debug menyertakan *debug symbols* dan *observatory* yang tidak diperlukan di lingkungan produksi. Proses kompilasi memerlukan waktu sekitar **85 detik** pada mesin pengembang melalui Gradle task `assembleRelease`.
File APK yang dihasilkan adalah `app-release.apk` dengan ukuran **56,67 MB**. Ukuran ini dipengaruhi oleh Flutter engine, asset gambar, dan package yang digunakan (terutama `supabase_flutter` dan `onesignal_flutter`). Distribusi APK ke mitra dilakukan melalui **Google Drive** dengan cara membagikan tautan unduhan langsung, sehingga mitra dapat mengunduh dan menginstal APK secara mandiri tanpa memerlukan akses ke Google Play Store. `[DUMMY — ganti sesuai cara distribusi aktual yang digunakan]`
---
## Paragraf 2 — Spesifikasi Minimum Perangkat
Aplikasi JTA dikonfigurasi dengan nilai `minSdk` mengikuti nilai default Flutter (`flutter.minSdkVersion`), yang secara bawaan bernilai **21**, setara dengan **Android 5.0 (Lollipop)**. Dengan demikian, aplikasi dapat berjalan pada mayoritas perangkat Android yang beredar di pasaran saat ini. Berikut ringkasan persyaratan teknis minimum:
| Parameter | Nilai Minimum |
|---|---|
| Versi Android | Android 5.0 (API Level 21 / Lollipop) |
| RAM | 2 GB (disarankan 3 GB untuk performa optimal) |
| Penyimpanan kosong | ± 100 MB (untuk instalasi + cache data) |
| Koneksi internet | Wajib — WiFi atau data seluler (untuk polling sensor & push notifikasi) |
| Resolusi layar | 360 × 640 dp ke atas |
Izin (*permission*) yang diminta aplikasi saat instalasi dan pertama kali dijalankan:
| Izin | Keterangan |
|---|---|
| `INTERNET` | Dideklarasikan di `AndroidManifest.xml`; wajib untuk seluruh komunikasi API dan Supabase |
| `POST_NOTIFICATIONS` | Diminta secara runtime oleh OneSignal untuk pengiriman push notifikasi peringatan sensor |
| `RECEIVE_BOOT_COMPLETED` | Digunakan OneSignal untuk memulihkan registrasi notifikasi setelah perangkat restart |
Aplikasi tidak meminta izin akses kamera, lokasi, maupun penyimpanan eksternal, sehingga profil izin yang dibutuhkan tergolong minimal dan tidak menimbulkan kekhawatiran privasi yang signifikan bagi pengguna.
---
## Paragraf 3 — Spesifikasi Perangkat yang Digunakan Saat Implementasi
Pengujian dan implementasi aplikasi dilakukan pada perangkat Android milik mitra budidaya jamur tiram sebagai pengguna akhir. Berikut spesifikasi perangkat yang digunakan:
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Merek & Model | `[DUMMY — isi merek dan model HP mitra]` |
| Sistem Operasi | `[DUMMY — misal: Android 12 (API 31)]` |
| Prosesor | `[DUMMY — misal: Mediatek Helio G85, Octa-core 2.0 GHz]` |
| RAM | `[DUMMY — misal: 4 GB]` |
| Penyimpanan Internal | `[DUMMY — misal: 64 GB]` |
| Koneksi yang Digunakan | `[DUMMY — misal: WiFi 2.4 GHz / Data seluler 4G LTE]` |
| Resolusi Layar | `[DUMMY — misal: 1080 × 2408 piksel, 6.5 inci]` |
> **Catatan:** Baris bertanda `[DUMMY]` harus diisi dengan data aktual spesifikasi perangkat mitra sebelum laporan diserahkan.
---
## Paragraf 4 — Proses Instalasi
Karena APK didistribusikan di luar Google Play Store, instalasi memerlukan satu langkah konfigurasi tambahan pada perangkat Android mitra. Secara keseluruhan, proses instalasi terdiri dari empat tahap berikut:
![Alur Instalasi APK JTA](C:/Users/user/.gemini/antigravity/brain/f5437a05-a1d5-4e3b-aa37-20e3f692fed9/diagram_instalasi_apk_1778573674521.png)
**Gambar 4.x** — Alur instalasi APK JTA pada perangkat Android.
**Langkah 1 — Menerima File APK.** Mitra mengunduh file `app-release.apk` dari tautan Google Drive yang dikirimkan oleh pengembang. `[DUMMY — sesuaikan media distribusi]`
**Langkah 2 — Mengaktifkan Izin Install dari Sumber Tidak Dikenal.** Pada Android 8.0 ke atas, izin ini bersifat per-aplikasi. Mitra membuka **Pengaturan → Aplikasi → Browser/File Manager → Instal aplikasi tidak dikenal → Izinkan**. Pada Android versi lama (< 8.0), pengaturan ini terdapat di **Pengaturan → Keamanan → Sumber Tidak Dikenal**.
**Langkah 3 — Instalasi APK.** Mitra membuka file APK menggunakan file manager, kemudian mengikuti prompt instalasi sistem Android. Proses instalasi selesai dalam waktu kurang dari 30 detik. `[DUMMY — catat durasi aktual saat instalasi di lapangan]`
**Langkah 4 — Verifikasi dan Login.** Setelah instalasi berhasil, aplikasi dibuka dan menampilkan *splash screen* JTA, diikuti halaman login. Mitra memasukkan kredensial akun yang telah disiapkan pengembang, dan berhasil masuk ke halaman dashboard monitoring. Screenshot tampilan aplikasi pertama kali terpasang di perangkat mitra:
> **[DUMMY — Sisipkan screenshot halaman login dan dashboard pertama kali di perangkat mitra]**
> Screenshot dapat diambil langsung dari perangkat mitra menggunakan tombol Power + Volume Bawah, kemudian dipindahkan ke dokumen laporan.