WEB_PROJECT_TA/KMZ_Export_Guide.md

5.0 KiB

🌍 Panduan Export KMZ - FTTH Planner

📋 Tentang Fitur Export KMZ

Fitur Export KMZ memungkinkan Anda mengekspor semua data infrastruktur FTTH dari aplikasi web ke format KMZ yang dapat dibuka di Google Earth atau aplikasi GIS lainnya.

🎯 Apa yang Diekspor?

📍 Item FTTH

  • OLT - Marker merah besar
  • Tiang Tumpu - Marker hijau
  • ODP - Marker biru
  • ODC - Marker hijau kotak
  • Pelanggan - Marker orange kecil

🛣️ Routing Kabel

  • Terpasang - Garis hijau tebal
  • Perencanaan - Garis kuning
  • Maintenance - Garis merah

📊 Data yang Disertakan

Setiap item menyertakan informasi lengkap:

  • Nama dan jenis item
  • Deskripsi dan alamat
  • Koordinat GPS
  • Warna tube dan core yang digunakan
  • Jenis splitter (utama dan ODP)
  • Status item

🚀 Cara Menggunakan

1. Export dari Aplikasi

Dashboard → Tombol "Export KMZ" (hijau)
atau
Sidebar → Export Data → Export ke KMZ

2. File yang Dihasilkan

  • Nama File: FTTH_Planner_Export_YYYY-MM-DD-HHMMSS.kmz
  • Format: KMZ (compressed KML)
  • Ukuran: Tergantung jumlah data (biasanya <1MB)

3. Membuka di Google Earth

Google Earth Pro (Desktop)

  1. Buka Google Earth Pro
  2. File → Open atau drag & drop file KMZ
  3. Zoom ke area: Data akan muncul di layer panel
  4. Klik item: Lihat detail di popup

Google Earth Web

  1. Buka earth.google.com
  2. Menu → Projects → Import KML file
  3. Upload file KMZ
  4. Explore data di layer panel

4. Aplikasi Lain yang Mendukung

  • QGIS (Open Source GIS)
  • ArcGIS (Professional GIS)
  • Google Maps MyMaps
  • Avenza Maps (Mobile)
  • GPS Essentials (Android)

📱 Penggunaan di Mobile

Android

  1. Download file KMZ dari email/cloud
  2. Buka dengan Google Earth
  3. Atau import ke aplikasi GPS/mapping

iPhone

  1. Download file KMZ
  2. Open with → Google Earth
  3. Atau share ke aplikasi mapping lain

🔧 Troubleshooting

File KMZ Tidak Bisa Dibuka

Penyebab:

  • Browser memblokir download
  • Ekstensi file tidak benar
  • File corrupt saat download

Solusi:

  1. Coba browser lain (Chrome, Firefox, Edge)
  2. Disable popup blocker untuk domain aplikasi
  3. Download ulang file KMZ
  4. Rename extension dari .zip ke .kmz jika perlu

Data Tidak Muncul di Google Earth

Penyebab:

  • Koordinat di luar area view
  • Layer tidak aktif
  • Zoom level terlalu tinggi

Solusi:

  1. Cek layer panel - pastikan data visible
  2. Double-click layer untuk zoom ke data
  3. Reset view dan cari area Indonesia
  4. Zoom out untuk lihat overview

Performance Issue

Jika data banyak (>1000 items):

  1. Filter data sebelum export
  2. Export per area tertentu
  3. Gunakan desktop app bukan web browser

📊 Format Data KML

File KMZ berisi struktur KML sebagai berikut:

<kml>
  <Document>
    <name>FTTH Planner Export</name>
    
    <!-- Styles untuk setiap jenis item -->
    <Style id="olt-style">...</Style>
    
    <!-- Placemark untuk setiap item -->
    <Placemark>
      <name>OLT Jakarta Selatan</name>
      <description>Detail lengkap item...</description>
      <Point>
        <coordinates>106.8456,-6.2088,0</coordinates>
      </Point>
    </Placemark>
    
    <!-- LineString untuk routing -->
    <Placemark>
      <name>Route: OLT → ODP</name>
      <LineString>
        <coordinates>106.8456,-6.2088,0 106.8500,-6.2100,0</coordinates>
      </LineString>
    </Placemark>
    
  </Document>
</kml>

🎓 Tips & Best Practices

Export Data Berkualitas

  1. Lengkapi semua field (alamat, deskripsi, dll)
  2. Gunakan naming convention yang konsisten
  3. Update status item secara berkala
  4. Verifikasi koordinat sebelum export

Sharing Data

  1. Compress ulang jika file besar (WinRAR/7zip)
  2. Upload ke cloud untuk sharing tim
  3. Dokumentasikan versi dan tanggal export
  4. Backup file KMZ secara berkala

Integrasi dengan Workflow

  1. Export mingguan untuk monitoring
  2. Combine dengan data survey lapangan
  3. Import ke GIS untuk analisis lanjutan
  4. Share dengan contractor untuk implementasi

Features Advanced

Custom Styling

File KMZ menggunakan icon standar Google Earth, tapi Anda bisa:

  1. Edit file KMZ (extract → edit KML → recompress)
  2. Custom icon URLs di KML
  3. Advanced styling dengan KML extensions

Data Integration

  1. Merge dengan KMZ lain di Google Earth
  2. Overlay dengan satellite imagery
  3. Analysis dengan terrain data
  4. Export ke format lain (GPX, Shapefile)

📞 Support

Jika mengalami masalah dengan export KMZ:

  1. Cek browser console (F12) untuk error
  2. Test dengan data minimal (1-2 items)
  3. Verify file download tidak corrupt
  4. Contact developer dengan screenshot error

Catatan: Format KMZ adalah standard internasional untuk data geospasial, sehingga file yang dihasilkan dapat digunakan di berbagai platform dan aplikasi GIS profesional. 🌍